Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pembuatan batako beton mekanis terhadap alat-alat kerja, bahan-bahan kerja, dan cara pembuatan di Kota Kendari. Jenis penelitian
266 Material Pasangan Dinding, kuat tekan batako tertinggi (Kelas I) terjadi pada penggunaan fly ash pada campuran 1:12 (semen:pasir) dengan variasi lumpur porong dalam pasir sampai 35% yang mempunyai kuat tekan diatas 100 kg/cm2 dan kuat tekan menurun secara linear pada penggunaan variasi lumpur porong dalam pasir sampai dengan 35% baik dengan fly Ash atau tanpa fly Ash.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah limbah styrofoam dan abu batu dapat menjadi alternatif untuk pembuatan batako, menganalisis pengaruh penggunaan limbah styrofoam dan abu batu terhadap nilai kuat tekan batako, mengetahui kuat tekan optimum batako menggunakan agregat halus limbah styrofoam dan abu batu dan mengetahui berat
mengoptimalkan campuran batako dan untuk mengetahui nilai kuat tekan batako pada umur 28 hari. Dalam melaksanakan penelitian an campuran batako pada industri kecil di Kota Palu juga dengan metode mix design sebagai dasar untuk menentukan variasi campuran batako dengan cara coba – coba.
.
cara membuat batako kuat